Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami Dari ekstrak Jintan Hitam Dan Daun Kelor

Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami Dari ekstrak Jintan Hitam Dan Daun KelorTahukah Anda bahwa tekanan darah Anda dapat menjadi indikator yang baik bagi kesehatan jantung Anda?

Tekanan darah tinggi sebenarnya merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan kematian dini. Kadang-kadang disebut “silent killer” karena banyak orang tidak tahu mereka memilikinya, namun itu dapat sangat merugikan.Jika Anda sudah memiliki tekanan darah tinggi, kabar baiknya adalah bahwa bahkan pengurangan kecil dalam tekanan darah Anda dapat membantu melindungi kesehatan kardiovaskular Anda, dan sebagai hasilnya membantu mencegah serangan jantung, stroke, gagal jantung dan penyakit ginjal kronis.

DEFINISI HIPERTENSI

Hipertensi atau Tekanan darah tinggi adalah ukuran seberapa keras darah Anda mendorong arteri Anda saat bergerak melalui tubuh Anda.Tekanan darah naik dan turun secara alami di siang hari. Tetapi jika tetap terlalu tinggi, seiring waktu dapat menyebabkan masalah kesehatan. Tekanan darah tinggi juga disebut hipertensi.Tekanan darah seseorang tiap waktunya terus berubah tergantung kondisi fisik yang sekarang dimiliki , terkadang tinggi atau pun rendah .Tekanan darah yang sehat umumnya berada pada ambang batas di bawah 140/90 mmHg, Jika anda memiliki tekanan lebih dari ukuran tersebut maka kemungkinan anda mengalami apa yang di sebut dengan penyakit darah tinggi .

Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Anda jalani dan kondisi emosional Anda. Jadi Anda tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah Anda berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama.Jika hal itu terjadi, berarti Anda mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi) atau hipotensi (tekanan darah rendah). Kondisi tersebut menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada kesehatan Anda.

Hipertensi
Anda dikatakan terkena hipertensi ketika tekanan darah Anda 130/80 mmHg atau lebih. Kenyataannya, kondisi yang membahayakan jiwa ini kerap tidak menampakkan gejala, sehingga banyak pengidapnya yang tidak tahu jika mereka mengalami hipertensi.

Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik bisa memicu penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung, selain itu juga bisa mengganggu penglihatan, dan menyebabkan kerusakan fatal organ lain seperti ginjal.

Orang-orang yang berisiko terkena hipertensi antara lain adalah mereka yang kelebihan berat badan, perokok, berusia di atas 55 tahun, pecandu minuman beralkohol, jarang berolahraga, dan suka mengonsumsi makanan yang asin dan rendah kandungan kalium dan kalsium. Selain itu, mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita hipertensi, diabetes atau penyakit jantung juga lebih berisiko.

Hipotensi
Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah Anda di bawah 90/60 mmHg. Umumnya, tekanan darah rendah, meski kronis sekalipun, tidak berbahaya jika penderita tidak mengalami gejala-gejala seperti mual, pusing, kelelahan, kehausan, penglihatan tidak jelas, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, kurang konsentrasi, dan pingsan.

Meski tergolong ringan, tekanan darah yang terlalu rendah bisa memicu kerusakan jantung dan otak. Berikut hal-hal yang bisa memicu hipotensi:

  • Dehidrasi.
  • Kehamilan.
  • Anemia.
  • Ketidakseimbangan hormon misalnya menderita penyakit Addison.
  • Menderita alergi atau infeksi
  • Berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Kehilangan banyak darah.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat Parkinson, sildenafil (Viagra) dan sejenisnya, obat antidepresan, dan beberapa obat yang memengaruhi langsung otot pembuluh darah seperti beta dan alfa bloker.
  • Gangguan jantung.

PENYEBAB SESEORANG TERKENA HIPERTENSI

Hipertensi terbagi atas hipertensi primer dan sekunder. Hipertensi primer tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Sedangkan hipertensi sekunder umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi seperti:

  • Penyakit ginjal
  • Kehamilan
  • Penyakit kelenjar tiroid
  • Tumor kelenjar adrenal
  • Kelainan bawaan pada pembuluh darah
  • Kecanduan alkohol
  • Penyalahgunaan NAPZA
  • Gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur (sleep apnea).
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat penurun panas, pereda rasa sakit, obat batuk pilek, atau pil KB.

Sebagian besar penderita hipertensi menderita hipertensi primer yang tidak diketahui penyebabnya. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita hipertensi, antara lain:

  • Usia. Seiring bertambahnya usia, risiko seseorang terserang hipertensi semakin besar. Hipertensi pada pria umumnya terjadi pada usia 45 tahun, sedangkan pada wanita biasanya terjadi di atas usia 65 tahun.
  • Keturunan. Hipertensi rentan terjadi pada orang dari keluarga yang memiliki riwayat darah tinggi
  • Obesitas. Meningkatnya berat badan mengakibatkan nutrisi dan oksigen yang dialirkan ke dalam sel melalui pembuluh darah juga meningkat. Hal ini mengakibatkan peningkatan tekanan di dalam pembuluh darah dan jantung.
  • Terlalu banyak makan garam atau terlalu sedikit mengonsumsi makanan yang mengandung kalium. Hal ini dapat mengakibatkan tingginya natrium dalam darah, sehingga cairan tertahan dan meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah.
  • Kurang aktivitas fisik dan olahraga. Keadaan ini dapat mengakibatkan meningkatnya denyut jantung, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Kurang aktivitas dan olahraga juga dapat mengakibatkan peningkatan berat badan, yang merupakan faktor risiko hipertensi.
  • Merokok. Zat kimia dalam rokok bisa membuat pembuluh darah menyempit, yang berdampak pada meningkatnya tekanan dalam pembuluh darah dan jantung.

BAGIMANA CARA MENCEGAH HIPERTENSI

Anda bisa mencegah hipertensi dengan berbagai cara berikut ini:

  • Menjaga berat badan ideal. Berat badan berlebih bisa membuat seseorang lebih berisiko terserang hipertensi.
  • Berolahraga secara rutin. Seseorang yang aktif berolahraga akan lebih terhindar dari risiko terserang hipertensi. Lakukan jalan cepat atau bersepeda 2-3 jam setiap minggu.
  • Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kaya serat. Misalnya, roti dari biji-bijian utuh, beras merah, serta buah dan sayuran.
  • Kurangi garam. Batasi dalam makanan, tidak lebih dari satu sendok teh.
  • Kurangi konsumsi alkohol. Mengonsumsi lebih dari takaran alkohol yang disarankan, bisa meningkatkan risiko hipertensi.
  • Berhenti merokok. Meski rokok tidak menyebabkan hipertensi secara langsung, tetapi rokok bisa membuat arteri menyempit, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
  • Konsumsi kafein sesuai yang dianjurkan. Meminum lebih dari empat cangkir kopi sehari bisa meningkatkan risiko hipertensi.

KOMPLIKASI HIPERTENSI

Tekanan darah tinggi bisa merusak pembuluh darah dan organ-organ lain dalam tubuh. Jika dibiarkan dan tidak segera diobati, tekanan darah tinggi bisa menimbulkan penyakit-penyakit serius, seperti:

  • Aterosklerosis. Tekanan darah tinggi memicu pengerasan arteri, yang kemudian disertai dengan penimbunan lemak di dinding pembuluh darah. Kondisi ini disebut aterosklerosis. Aterosklerosis ini dapat menimbulkan serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.
  • Kehilangan penglihatan. Kondisi ini terjadi karena penebalan dan penyempitan pembuluh darah di mata.
  • Terbentuk aneurisma. Tingginya tekanan darah bisa memicu pembuluh darah melemah dan melebar. Jika kondisi ini terus berlanjut, pembuluh darah bisa pecah dan menyebabkan kematian.
  • Gagal ginjal. Tekanan darah tinggi bisa memicu penyempitan pembuluh darah di ginjal.
  • Gagal jantung. Tingginya tekanan darah membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
  • Demensia vaskuler. Hipertensi bisa menyebabkan gangguan pada aliran darah ke otak.

LANGKAH PENGOBATAN HIPERTENSI

De Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang Obat Tradisional (OT) dari dalam negeri, yang mencoba mengangkat dan menghidupkan kembali budaya Nenek Moyang kita yaitu jamu tradisional sebagai salah satu warisan leluhur budaya bangsa yang perlu di lestarikan. Salah satu produk De Nature adalah paket pengobatan kolestrol dan darah tinggi yang terbuat dari ekstrak daun kelor, jintam hitam dan rempah lainnya yang bisa membantu meringankan penyakit Hipertensi dan kolestrol anda serta menjaga stamina maupun kesehatan lainnya.Sekedar informasi untuk sebuah kenyamanan pada konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:
  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai slur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

PAKET PENGOBATAN HERBAL KOLESTROL DAN DARAH TINGGI PRODUK CV DE NATURE INDONESIA

PERPADUAN ALAMI EKSTRAK DAUN KELOR DAN JINTAM HITAM YANG AKAN MEMBANTU MENURUNKAN KADAR KOLESTROL DAN DARAH TINGGI YANG SEDANG ANDA DERITA

SEGERA AMBIL LANGKAH DAN TINDAKAN TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA

ATAU UNTUK MEMUDAHKAN ANDA KLIK TOMBOL DI BAWAH INI

BUAT KAMU JUGA YANG MUSLIM JANGAN KHAWATIR PRODUK KAMI JUGA SUDAH MENGANTONGI SERTIFIKAT HALAL DARI MUI

SERTIFIKAT KETERANGAN BAHWA PERUSAHAAN KAMI TELAH MEMENUHI CPTOB DALAM ASPEK SANITASI DAN HIGIENIS

LEGALITAS PRODUK PERUSAHAAN KAMI JELAS CV DE NATURE INDONESIA

BEBERAPA BUKTI RESI KIRIMAN KAMI

PROSES PACKING PESANAN KAMI CV DE NATURE

RAPIH DAN PRIVASI KAMI JAGA DENGAN BAIK

APALAGI YANG ANDA RAGUKAN

SEGERA KONSULTASIKAN SEMUA KELUHAN YANG SEDANG ANDA RASAKAN PADA KAMI JANGAN TAKUT DAN MALU KARENA PRIVASI ANDA KAMI JAGA DENGAN BAIK

SALAM SEHAT DARI KAMI CV DE NATURE INDONESIA

HIDUP SEHAT KEMBALI KE ALAM

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN NYA

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *