6 Nama Obat Asma resep Anjuran Dokter Dan Rekomendasi Pengobatan Tradisional

6 Nama Obat Asma resep Anjuran Dokter Dan Rekomendasi Pengobatan Tradisional – Asma adalah suatu nama jenis penyakit yang menyerang saluran pernapasan manusia akibat terjadinya suatu peradangan bahkan penyempitan.Kondisi ini kerap seseorang mulai merasakan kesulitan bernapas atau sesak napas.Penyakit asma sangat umum dan derita berbagai kalangan, dari mulai bayi anak dewasa maupun tua.Jadi kita bisa klarifikasikan bahwa asma itu merupakan suatu penyakit yang bisa di bilang kronis dan proses pengobatan nya pun bisa di bilang membutuhkan waktu yang lama.Pada sebagian kasus asma kerap sebagai salah satu penyakit yang mendapatkan sorotan utama baik kalangan masyarakat maupun kalangan medis.Maka dari itu,sebagai langkah awal dan cara sederhana yang harus kamu lakukan adalah dengan mengetahui secara pasti dari mana asal penyakit asma tersebut.Dalam artikel ini mari kita bahas secara detail sebagai pengetahuan agar senantiasa wabah penyakit tersebut tidak menyerang kita.

Secara pasti sampai sekarang penyakit asma belum di ketahui secara pasti asal penyebabnya.Namun faktor tersebut bisa kita ambil dari sebuah gambaran kehidupan kita sehari hari.Pepatah sering bilang tak mungkin ada asap kalo tak ada yang membakar.Sekilas pepatah ini mengandung arti sederhana apabila kita pandai menyimak segala bentuk awal mula penyakit tersebut.Penyebab asma sangat banyak ragamnya,namun cara sederhana yang tanpa kita sadari seakan akan kita lali untuk menghindarinya.Berikut penyebab asma meliputi :

  • Sering merokok
  • Terpapar polusi udara yang kotor yang mengakibatkan terhirup oleh kita
  • Akibat faktor lingkungan yang tidak higienis atau tak terawat
  • Faktor cuaca yang ekstrim
  • Stres yang berlarut larut
  • Alergi terhadap jenis makanan yang kita santap
  • Adanya suatu infeksi pada paru paru
  • Batuk yang terus menerus
  • Merasa mual dan pusing
  • Denyut jantung meningkat drastis

GEJALA ASMA

  • Penderita kesulitan untuk bernapas
  • Dada seakan akan tersa panas seperti terbakar
  • Sering mengalami lelah tanpa sebab
  • Nafsu makan berkurang
  • Susah tidur

Gejala asma sangat bervariasi tergantung tingkat keparahan nya.Dari kesimpulan gejala di atas kita setidaknya sudah mengetahui secara pasti bahwa penyakit asma sangat mengganggu dalam melakukan berbagai aktifitas.Serangan asma terjadi tanpa kita duga dan tanpa mengenal waktu.Kapan saja dimana saja serangan tersebut akan menyerang anda secara tiba tiba.Jadi tetap waspada dengan segala bentuk yang dapat memicu nya serangan asma.Jangan biarkan penyakit tersebut menyerang diri anda dan orang orang yang anda sayangi.lalukan sebisa mungkin pengobatan agar tidak berdampak buruk bagi diri penderita.

FAKTOR RESIKO PENYAKIT ASMA

Dalam saluran pernapasan kita penyakit asma bisa di katakan sangat sensitif jauh bila di bandingkan dalam keadaan normal pada sebagian orang.Saat asma menyerang maka penyempitan dan otot yang ada di sekitar akan mulai mengencang.Selain itu bahkan tingkat peradangan akan terjadi begitu cepat seiring waktu yang berjalan.Kondisi seperti inilah yang menyebablan saluran pernapasan kita mengalami masa penyempitan.Dari rangkuman dan beberapa riset penelitian menjelaskan,bahwa faktor resiko seseorang mengidap asma bisa saja meliputi

  • Mempunyai riwayat keluarga yang mengidap asma
  • Orang yang sangat rentan terhadap alergi beberapa jenis makanan
  • Lahir dengan bobot berat badan di bawah normal rata rata .
  • Sering terpapar asap roko semasa kecil

DIAGNOSIS ASMA

beberapa tes lainnya mungkin dibutuhkan pasien untuk memperkuat dugaan asma atau membantu mendeteksi penyakit-penyakit selain asma. Contoh-contoh tes tersebut adalah:

.Tes untuk melihat adanya peradangan pada saluran napas. Dalam tes ini, dokter akan mengukur kadar oksida nitrat dalam napas ketika pasien bernapas. Jika kadar zat tersebut tinggi, maka bisa jadi merupakan tanda-tanda peradangan pada saluran pernapasan. Selain oksida nitrat, dokter juga akan mengambil sampel dahak untuk mengecek apakah paru-paru pasien mengalami radang.

.Tes responsivitas saluran napas (uji provokasi bronkus). Tes ini digunakan untuk memastikan bagaimana saluran pernapasan pasien bereaksi ketika terpapar salah satu pemicu asma. Dalam tes ini, pasien biasanya akan diminta menghirup serbuk kering (mannitol). Setelah itu pasien akan diminta untuk menghembuskan napas ke dalam spirometer untuk mengukur seberapa tinggi tingkat perubahan FEV1 dan FVC setelah terkena pemicu. Jika hasilnya turun drastis, maka dapat diperkirakan pasien mengidap asma. Pada anak-anak, selain mannitol, media yang bisa dipakai untuk memicu asma adalah olah raga.

.Pemeriksaan status alergi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah gejala-gejala asma yang dirasakan oleh pasien disebabkan oleh alergi. Misalnya alergi pada makanan, tungau, debu, serbuk sari, atau gigitan serangga.

.CT Scan. Pemeriksaan ini bisa dilakukan oleh dokter apabila mencurigai bahwa gejala sesak napas pada diri pasien bukan disebabkan oleh asma, melainkan infeksi di dalam paru-paru atau kelainan struktur rongga hidung.

.Pemeriksaan rontgen. Tujuan dilakukannya pemeriksaan ini sama seperti pemeriksaan CT Scan, yaitu untuk melihat apakah gangguan pernapasandisebabkan oleh kondisi lain.

LANGKAH PENCEGAHAN ASMA

  • Menjaga kebersihan tempat tidur
  • Jangan biarkan hewan peliharaan berada di tempat tidur maupun furniture lainnya
  • Bersihkan karpet dan mainan anak-anak
  • Menjaga sirkulasi udara
  • Hindari produk pembersih yang mengandung bahan kimia
  • Hindari merokok
  • Menghindari stress
  • Menghindari udara yang terlalu dingin
  • Menghindari sumber yang dapat memicu alergi
  • Selalu memperhatikan keadaan cuaca
  • Melakukan olahraga ringan di dalam ruangan

    LANGKAH PENGOBATAN ASMA

Tujuan pengobatan asma adalah mengendalikan gejala dan mencegah timbulnya kembali serangan. Bagi sebagian besar penderita asma, obat-obatan dan metode pengobatan yang ada saat ini sudah terbukti efektif dalam menjaga agar gejala asma tetap terkontrol.Untuk mendapatkan hasil yang efektif, dokter perlu menyesuaikan pengobatan dengan gejala-gejala asma yang muncul. Selain itu, pasien juga harus menjalani pemeriksaan secara rutin (minimal sekali dalam setahun) untuk memastikan pengobatannya cocok dan penyakit asma telah berada dalam kendali. Terkadang pasien membutuhkan tingkat pengobatan yang lebih tinggi pada jangka waktu tertentu.

Rencana penanganan asma
Informasi mengenai obat-obatan harus disertakan di dalam rencana penanganan asma. Rencana penanganan ini juga bisa membantu Anda mengetahui kapan gejala bisa memburuk dan langkah apa yang harus diambil. Setidaknya sekali dalam setahun, rencana penanganan asma tersebut harus Anda tinjau ulang bersama dokter. Bahkan peninjauan secara lebih berkala perlu dilakukan jika gejala asma telah mencapai tingkat parah.

Sebagai bagian dari penanganan asma yang baik, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa dokter atau apoteker mengajari cara menggunakan inhaler dengan benar.

Ada dua jenis inhaler yang digunakan dalam penanganan penyakit asma, yaitu:

Inhaler pereda. Inhaler pereda digunakan untuk meringankan gejala asma dengan cepat saat serangan sedang berlangsung. Biasanya inhaler ini berisi obat-obatan yang disebut short-acting beta2-agonist atau beta2-agonist yang memiliki reaksi cepat (misalnya terbutaline dan salbutamol). Obat ini mampu melemaskan otot-otot di sekitar saluran pernapasan yang menyempit. Dengan begitu, saluran pernapasan dapat terbuka lebih lebar dan membuat pengidap asma dapat bernapas kembali dengan lebih mudah. Obat-obatan yang terkandung di dalam inhaler pereda jarang menimbulkan efek samping dan aman digunakan selama tidak berlebihan. Inhaler pereda tidak perlu sering digunakan lagi jika asma sudah terkendali dengan baik. Bagi pengidap asma yang harus menggunakan obat ini sebanyak lebih dari tiga kali dalam seminggu, maka keseluruhan penanganan perlu ditinjau ulang.

Inhaler pencegah. Selain dapat mencegah terjadinya serangan asma, inhaler pencegah juga dapat mengurangi jumlah peradangan dan sensitivitas yang terjadi di dalam saluran napas. Biasanya Anda harus menggunakan inhaler pencegah tiap hari untuk sementara waktu sebelum merasakan manfaatnya secara utuh. Anda juga mungkin akan membutuhkan inhaler pereda untuk meredakan gejala saat serangan asma terjadi. Namun jika Anda terus-menerus membutuhkan inhaler pereda tersebut, maka penanganan Anda harus ditinjau ulang secara keseluruhan. Umumnya pengobatan pencegah disarankan jika Anda mengalami serangan asma lebih dari dua kali dalam seminggu, harus menggunakan inhaler pereda lebih dari dua kali dalam seminggu, atau terbangun pada malam hari sekali atau lebih dalam seminggu akibat serangan asma. Inhaler pencegah biasanya mengandung obat-obatan steroid seperti budesonide, beclometasone, mometasone, dan fluticasone. Merokok dapat menurunkan kinerja obat ini.

Inhaler pencegah. Selain dapat mencegah terjadinya serangan asma, inhaler pencegah juga dapat mengurangi jumlah peradangan dan sensitivitas yang terjadi di dalam saluran napas. Biasanya Anda harus menggunakan inhaler pencegah tiap hari untuk sementara waktu sebelum merasakan manfaatnya secara utuh. Anda juga mungkin akan membutuhkan inhaler pereda untuk meredakan gejala saat serangan asma terjadi. Namun jika Anda terus-menerus membutuhkan inhaler pereda tersebut, maka penanganan Anda harus ditinjau ulang secara keseluruhan. Umumnya pengobatan pencegah disarankan jika Anda mengalami serangan asma lebih dari dua kali dalam seminggu, harus menggunakan inhaler pereda lebih dari dua kali dalam seminggu, atau terbangun pada malam hari sekali atau lebih dalam seminggu akibat serangan asma. Inhaler pencegah biasanya mengandung obat-obatan steroid seperti budesonide, beclometasone, mometasone, dan fluticasone. Merokok dapat menurunkan kinerja obat ini.

Selain dengan inhaler, penanganan asma juga bisa dilakukan dengan obat-obatan seperti:

  • Steroid oral.
  • Tablet theophylline
  • Tablet leukotriene receptor antagonist (montelukast).
  • Ipratropium.
  • Omalizumab.
  • Bronchial thermoplasty

LANGKAH PENGOBATAN ASMA SECARA ALAMI DAN MODERN

De Nature Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang Obat Tradisional (OT) dari dalam negeri, yang mencoba mengangkat dan menghidupkan kembali budaya Nenek Moyang kita yaitu jamu tradisional sebagai salah satu warisan leluhur budaya bangsa yang perlu di lestarikan. Salah satu produk De Nature adalah paket pengobatan asma yang terbuat dari ekstrak mengkudu, madu , kunyit dan rempah lainnya yang bisa membantu meringankan penyakit asma anda serta menjaga stamina maupun kesehatan lainnya.

Sekedar informasi untuk sebuah  kenyamanan pada  konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat Halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai slur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)

PAKET PENGOBATAN HERBAL ASMA AKUT DAN KRONIS PRODUK CV DE NATURE INDONESIA

SEGERA AMBIL LANGKAH DAN TINDAKAN TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT ANDA

ATAU UNTUK MEMUDAHKAN ANDA KLIK TOMBOL DI BAWAH INI

BUAT KAMU JUGA YANG MUSLIM JANGAN KHAWATIR PRODUK KAMI JUGA SUDAH MENGANTONGI SERTIFIKAT HALAL DARI MUI

SERTIFIKAT KETERANGAN BAHWA PERUSAHAAN KAMI TELAH MEMENUHI CPTOB DALAM ASPEK SANITASI DAN HIGIENIS

LEGALITAS PERUSAHAAN KAMI JELAS CV DE NATURE INDONESIA

BEBERAPA BUKTI RESI KIRIMAN KAMI

PROSES PACKING PESANAN KAMI CV DE NATURE

RAPIH DAN PRIVASI KAMI JAGA DENGAN BAIK

APALAGI YANG ANDA RAGUKAN

SEGERA KONSULTASIKAN SEMUA KELUHAN YANG SEDANG ANDA RASAKAN PADA KAMI JANGAN TAKUT DAN MALU KARENA PRIVASI ANDA KAMI JAGA DENGAN BAIK

SALAM SEHAT DARI KAMI CV DE NATURE INDONESIA

HIDUP SEHAT KEMBALI KE ALAM

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN NYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *